SUKADANA - Sekitar 812 Hektar eks areal pertambakan di Kecamatan Labuhan Maringgai dan Pasir Sakti Lampung Timur akan di sulap menjadi sebuah persawahan produktif program Cetak Sawah Rakyat (CSR).
Komandan Kodim 0429/Lampung Timur, Letkol Inf Danang Setiaji, meninjau sekaligus memimpin pelaksanaan Mutual Check 0 (MC 0) memastikan kesiapan lahan dilokasi sebelum pelaksanaan pada program tersebut, Minggu (10/5).
Dandim Danang Setiaji menegaskan bahwa MC 0 adalah tahapan krusial dalam proyek cetak sawah.
"MC 0 ini bukan sekadar seremonial, ini adalah titik nol kita. Dari sini kita tahu persis kondisi existing lahan, batas-batasnya, elevasinya, volume cut and fill-nya," ujarnya.
Dandim meminta agar para petani dilibatkan sejak awal, mulai dari perencanaan petakan hingga penentuan jenis varietas padi yang akan ditanam.
"Saya minta PPL dan Babinsa mendampingi terus. Dengarkan apa mau petani. Karena merekalah yang nanti akan menggarap," pesannya.
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Balai Pengolahan Lahan dan Irigasi Pertanian (BPLIP) Kelas I Palembang, Hairudin Sani, menyatakan kondisi lapangan, titik lokasi pekerjaan, serta volume awal pekerjaan telah diperiksa dan sesuai dengan dokumen kontrak.
"Apabila terdapat penyesuaian terhadap kondisi lapangan, maka akan ditindaklanjuti sesuai ketentuan kontrak dan peraturan yang berlaku," ujarnya.
Dengan hasil MC-0 tersebut, pekerjaan dinyatakan dapat dilaksanakan sesuai jadwal pelaksanaan pekerjaan.
Dandim Danang Setiaji berharap seluruh pihak memiliki komitmen yang sama untuk menyukseskan program cetak sawah dengan penuh tanggung jawab sehingga hasil yang diperoleh benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat dan sektor pertanian secara berkelanjutan.(*)
